Keadilan adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Yang menjadi hak setiap orang adalah diakui dan diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabatnya, yang sama derajatnya, yang sama hak dan kewajibannya. Setiap manusia dimuka bumi memiliki hak yang sama tidak melihat strata sosial, yaitu hak untuk hidup, hak kesehatan, pendidikan dan lain-lain.
Bicara soal keadilan, sepertinya masih banyak masyarakat kita yang belum merasakan keadilan yang di negara kita. Banyak masyarakat miskin yang masih diperlakukan tidak adil. contohnya dalam hal kesehatan. Banyak rumah sakit yang tidak menerima dengan baik pasien yang kurang mampu. Mereka diperlakukan dengan tidak baik karna tidak mempunyai cukup biaya untuk berobat. Berbeda dengan mereka yang mempunyai uang, mereka diperlakukan dengan sangat baik. Harusnya baik yang kaya dan yang miskin memiliki hak yang sama dalam mendapatkan kesehatan. Mereka yang tidak mampu sering membiarkan penyakit mereka menjadi semakin parak karena tidak ada biaya untuk berobat. Biaya untuk berobat bagi masyarakat miskin harus lebih diutamakan agar kesehatan mereka lebih terjamin.
Welcome
Hallo, perkenalkan blog saya ini. Jangan sungkan untuk mengisi komentar atau ShoutBox yaa..
Link To Gunadarma
Blog Archive
Blogroll
Labels
- artikel (4)
- bahasa inggris (5)
- ilmu budaya dasar (7)
- observasi (1)
- soft skill (5)
- tugas (7)
- tulisan (7)
Shout BOX
Mengenai Saya
Diberdayakan oleh Blogger.
Label:
ilmu budaya dasar
komentar (1)
Label:
ilmu budaya dasar
komentar (0)
Pandangan Hidup merupakan suatu dasar atau landasan untuk membimbing kehidupan jasmani dan rohani. Pandangan hidup ini sangat bermanfaat bagi kehidupan individu, masyarakat, atau negara. Semua perbuatan, tingkah laku dan aturan serta undang-undang harus merupakan pancaran dari pandangan hidup yang telah dirumuskan.
Menurut asalnya pandangan hidup dibagi menjadi 3 yaitu :
· Pandangan hidup yang berasal dari agama,
· Pandangan hidup yang berupa ideologi, dan
· Pandangan hidup hasil renungan.
Pandangan hidup terdiri dari 4 unsur antara lain :
· Cita-cita yang diinginkan dapat diraih dengan usaha dan perjuangan
· Berbuat baik dalam segala hal dapat membuat seseorang merasa bahagia, damai, dan tentram
· Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi oleh keyankinan
· Keyakinan dan kepercayaan adalah hal yang terpenting dalam hidup manusia
1. Cita-cita
Cita-cita menurut definisi adalah keinginan, harapan, atau tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Tidak ada orang hidup tanpa cita-cita, tanpa berbuat kebajikan, dan tanpa sikap hidup. Cita-cita itu perasaan hati yang merupakan suatu keinginan yang ada dalam hati. Cita-cita yang merupakan bagian atau salah satu unsur dari pandangan hidup manusia, yaitu sesuatu yang ingin digapai oleh manusia melalui usaha. Sesuatu bisa disebut dengan cita-cita apabila telah terjadi usaha untuk mewujudkan sesuatu yang dianggap cita-cita itu.
2. Kebajikan atau Kebaikan
Kebajikan atau kebaikan pada hakikatnya adalah perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama atau etika. Manusia berbuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu baik dan makhluk bermoral.
Untuk melihat apa itu kebajikan, kita harus melihat dari 3 segi, yaitu :
· Manusia sebagai pribadi, yang menentukan baik-buruknya adalah suara hati.
· Manusia sebagai anggota masyarakat atau makhluk sosial, manusia hidup bermasyarakat, saling membutuhkan, saling menolong, dan saling menghargai anggota masyarakat
· Manusia sebagai makhluk Tuhan
Kebajikan manusia nyata dan dapat dirasakan dalam tingkah lakunya. Karena tingkah laku bersumber dari pandangan hidup, maka setiap orang memiliki tingkah laku sendiri-sendiri. Terdapat tiga hal yang menjadi faktor yang mungkin dapat menjadikan seorang individu memiliki sikap tertentu, yaitu:
· Pembawaan (hereditas) , sesuatu yang diturunkan dari orang tua pada anaknya.
· Lingkungan, merupakan alam kedua yang melingkupi manusia dan di situ manusia baru akan terdidik dengan sendirinya agar bisa melanjutkan hidup.
· Pengalaman, merupakan segala sifat dari keadaan-keadaan, baik itu manis ataupun pahit yang dirasakan dan cenderung sering terbesit di pikiran manusia.
3. Usaha atau Perjuangan
Usaha atau perjuangan adalah bentuk kerja keras untuk mewujudkan tujuan atau cita-cita. Tanpa adanya usaha, hidup manusia tak ada artinya. Manusia diciptakan berakal dan berindra, di mana apa yang dititipkan-Nya harus dipotensialkan sesuai kemampuannya.
4. Keyakinan atau Kepercayaan
Keyakinanatau kepercayaan berasal dari akal atau kekuasaan Tuhan. Manusia memiliki pandangan hidup yang berbeda-beda dalam meraih tujuan atau cita-cita masing-masing. Pandangan hidup ini mau tidak mau akan menjadi pedoman untuk mengantarkan mereka pada tujuan atau cita-cita tersebut. Maka yang sebaiknya dilakukan manusia adalah memikirkan, merancang, atau menentukan langkah- langkah berpandangan hidup yang baik
Label:
ilmu budaya dasar
komentar (1)
Harapan dapat diterima oleh lingkungan
Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi, sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan. Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan. Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan.
Menurut kodratnya dalam diri manusia terdapat 2 dorongan, yaitu dorongan kodrat serta dorongan kebutuhan hidup. Terkait dengan kebutuhan manusia tersebut, abraham maslow mengkategorikan kebutuhan manusia menjadi 5 macam atau disebut juga 5 harapan manusia, yaitu;
1. Harapan untuk memperoleh kelangsungan hidup
2. Harapan untuk memperoleh keamanan
3. Hak untuk mencintai dan dicintai
4. Harapan diterima lingkungan
5. Harapan memperoleh perwujudan cita-cita
Dalam tulisan ini saya akan membahas tentang harapan diterima lingkungan. Dimana pun kita tinggal kita pasti berharap diterima oleh lingkungan tempat tinggal kita itu. Dengan berbuat baik terhadap sesama dan tidak melakukan hal-hal yang bersifat negatif maka kita pasti akan diterima dengan baik oleh lingkungan tempat tinggal kita. Selain lingkungan tempat tinggal kita juga berharap dapat diterima oleh yang lebih luas. Misal lingkungan sekolah, kampus, dll. Dengan kita diterima oleh ligkungan sekitar dengan baik, hidup kita akan lebih tenang dan tentram karena tidak mempunyai musuh.
Label:
ilmu budaya dasar
komentar (0)
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban. Tanggung jawab adalah ciri manusia beradab (berbudaya). Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik, atau buruk perbuatannya itu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengabdian dan pengorbanannya. Untuk memperoleh atau meningkatkan kesadaran bertanggung jawab perlu ditempuh usaha melalui pendidikan penyuluhan, keteladanan, dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Macam-macam tanggung jawab:
1. Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri menentukan kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi. Dengan demikian bisa memevahkan masalah-masalah kemanusiaan mengenai dirinya sendiri menurur sifat dasarnya manusia adalah mahluk bermoral, tetapi manusia juga pribadi.
2. Tanggung jawab terhadap keluarga
Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami, ister, ayah, ibu anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarga. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan dan kehidupan.
3. Tanggung jawab terhadap masyarakat
Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai mahluk sosial. Karena membutuhkan manusia lain maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain. Sehingga dengan demikian manusia disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan hidupnya dalam masyrakat tersebut. Wajarlah apabila segala tingkah laku dan perbuatannya harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat.
4. Tanggung jawab kepada Bangsa / negara
Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap individu adalah warga negara suatu negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri. Bila perbuatan itu salah, maka ia harus bertanggung jawab kepada negara.
5. Tanggung jawab terhadap Tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkanuntuk mengisa kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab lngsung terhadap Tuhan. Sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukum-hukum Tuhan yang dituangkan dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama.
Label:
ilmu budaya dasar
komentar (0)
Penderitaan Akibat Kelaparan
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin, atau lahir batin.
Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat ada juga yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Akibat penderitaan yang bermacam-macam. Ada yang mendapat hikmah besar dari suatu penderitaan, ada pula yang menyebabkan kegelapan dalam hidupnya. Oleh karena itu, penderitaan belum tentu tidak bermanfaat. Penderitaan juga dapat ‘menular’ dari seseorang kepada orang lain, apalagi kalau yang ditulari itu masih sanak saudara.
Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat ada juga yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Akibat penderitaan yang bermacam-macam. Ada yang mendapat hikmah besar dari suatu penderitaan, ada pula yang menyebabkan kegelapan dalam hidupnya. Oleh karena itu, penderitaan belum tentu tidak bermanfaat. Penderitaan juga dapat ‘menular’ dari seseorang kepada orang lain, apalagi kalau yang ditulari itu masih sanak saudara.
Fungsi penderitaan bagi manusia:
1. menempa jiwa/mental
2. menimbulkan solidarisme, empati kepada sesama
3. menimbulkan rasa syukur
4. merasa dekat kepada Sang Pencipta
1. menempa jiwa/mental
2. menimbulkan solidarisme, empati kepada sesama
3. menimbulkan rasa syukur
4. merasa dekat kepada Sang Pencipta
Bentuk-bentuk penderitaan yaitu ada penderitaan jasmani dan penderitaan rohani. Penderitaan jasmani yaitu sakit, siksaan fisik, kelaparan, dan kehausan. Penderitaan rohani yaitu sakit hati, duka, dan rindu. Pada artikel ini saya akan membahas penderitaan akibat kelaparan. Banyak penduduk Indonesia terancam kelaparan saat ini, ancaman kelaparan ini akan semakin berat, dan jumlahnya akan bertambah banyak karena faktor ekonomi yang semakin memperihatinkan di Indonesia. Kemiskinan menjadi yang dialami penduduk di Indonesia akan semakin banyak apabila pemerintah tidak menangani masalah ini dengan baik. Adalah kewajiban kita untuk menghindarkan masyarakat Indonesia dari kelaparan, jangan sampai gambaran penderitaan kelaparan yang terjadi di Afrika menimpa Indonesia.
Label:
ilmu budaya dasar
komentar (0)
Keindahan Alam
Ditinjau dari segi bahasa, keindahan berasal dari kata indah. Diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan identik dengan kebenaran. Keindahan adalah kebenaran, dan kebenaran adalah keindahan. Makan keindahan pada hakikatanya merupakan dambaan setiap manusia karena dengan keindahan itu manusia merasa nyaman hidupnya. Keindahan yang bersifat jasmani yang dimaksudkan adalah keindahan yang dapat menyenangkan atau memuaskan indera manusia, baik indera penglihatan maupun indera pendengaran. Keindahan yang bersifat rohani dimaksudkan keindahan yang dapat menyenangkan atau memuaskan batin manusia.
Keindahan bisa meliputi keindahan seni, keindahan alam, keindahan moral, keindahan intelektual. Pada artikel ini saya akan membahas tentang keindahan alam. Alam yang diciptakan Allah berupa gunug, hutan, laut berikut isinya dan masih banyak lagi. Ambil contoh hutan, didalamnya memiliki berjuta-juta bahkan tidak terhingga atas keindahan dan adanya kehidupan makhluk hidup yang luar biasa. Keindahan hutan memang lebih indah untuk dinikmati dan disyukuri. Manusia yang hidup di bumi ini pasti akan puas dan senang ketika mengunjungi keindahan alam seperti gunung, hutan, air terjun, laut dan isinya, pergi ke pulau-pulau yang menyuguhkan kemolekannya. Indonesia merupakan negara yang kaya akan keindahan alam. Begitu banyak objek wisata di Indonesia yang memperlihatkan keindahan alam indonesia dan banyak masyarakat yang hidup dari hasil alam. Contohnya nelayan yang mencari nafkah dari hasil mencari ikan di laut. Begitu banyak keindahan alam yang Allah ciptakan untuk kita, maka dari itu kita sebagai manusia wajib menjaga keindahan alam ini untuk kelangsungan hidup kita. Jangan merusak alam yang sudah Allah ciptakan untuk kita, karena dapat membahayakan kehidupan manusia dimuka bumi.
Label:
ilmu budaya dasar
komentar (0)
Cinta kasih terhadap keluarga
Cinta dan kasih sayang adalah salah satu kebutuhan manusia yang paling azazi. Dengan cinta dan kasih sayang dapat menimbulkan peperangan. Cinta dan kasih sayang bernilai sangat universal dan merupakan bahasa zaman yang tak pernah lekang olehnya. Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang (kepada) ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih, artinya perasaan sayang atau cinta (kepada) atau sangat menaruh belas kasihan. Dengan demikian cinta kasih dapat diatikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
Cinta selalu menyatakan unsur - unsur dasar tertentu yaitu:
- Pengasuhan, contohnya cinta seorang ibu kepada anaknya.
- Tanggung jawab, adalah tindakan yang benar – benar bedasarkan atas suka rela.
- Perhatian, merupakan suatu perbuatan yang bertujuan untuk mengembangkan pribadi orang lain, agar mau membuka dirinya.
- Pengenalan, merupakan keinginan untuk mengetahui rahasia manusia.
Rasa cinta dan kasih sayang dapat diberikan kepada siapa saja. Kepada Tuhan, orang tua, keluarga, teman, kekasih dan negara. Pada artikel ini saya akan membahas hubungan cinta kasih kepada keluarga. Keluarga merupakan tempat kita berlindung dari orang –orang yang tidak suka terhadap kita. Tempat dimana kita saling berbagi kasing sayang. Agar di dalam suatu keluarga bisa tercipta rasa saling sayang dan mengasihi, maka masing-masing anggota keluarga harus selalu berusaha menciptakan kebahagiaan bagi anggota keluarga yang lain. Ibu memberi rasa sayang pada bapak dan anaknya, kemudian bapak mencurahkan semua perhatian pada istri dan keturunannya. Sedangkan anak bisa memberikan rasa cinta dan hormatnya pada kedua orang tuanya.
Hal ini akan menyuburkan perasaan saling terikat antara satu dan yang lain dan menjadi kesatuan yang tak terpisahkan. Apa yang menjadi kesedihan bagi salah satu anggota keluarga, maka akan menjadi kesedihan bagi semuanya. Demikian pula bila ada yang mendapat kebahagiaan, maka semua bisa ikut merasakan kebahagian yang menjadi milik bersama itu.
Orang tua yang baik pasti akan mengajari anaknya tentang bagaimana cara mengasihi dan menghormati anggota keluarganya dan orang lain dalam hidup bermasyarakat. Dan yang tidak kalah penting adalah juga selalu berusaha menghilangkan rasa benci dan dendam bila terjadi permasalahan di antara mereka.
Langganan:
Postingan (Atom)
